Walaupun terdaftar sebagai Asian Brainers sudah cukup lama, saya tidak mengenal Ahira secara pribadi.
Tapi koq rasanya deket yah.
Mungkin karena setiap materi yang disampaikan dia buat sedemikian rupa, jadinya saya seperti berhadapan langsung dengannya. Gaya penulisannya, cara penyampaiannya ¹membuat saya cepat kangen untuk membaca materi selanjutnya.
Bukan hanya saya loh yang merasa Anne Ahira piawai dalam penyampaian materi. Kebayang kalau bisa ketemu langsung belajarnya, tentu ...
Setahu saya, Ahira berkantor di rumahnya di kawasan Bojong Sereh Bandung. Koq tidak buka kantor yang mentereng, Anne Ahira kan sudah mampu berbuat itu.
Menurut saya, kesederhanaan adalah jawabannya, seperti dalam keseharian Ahira. Saya terbiasa melihat foto-fotonya disaat seminar, rasa percaya dirinya lebih menonjol dibandingkan penampilan fisiknya. Salam jabat yang erat, senyum dan kehebatannya dalam mengingat seorang rekan membuat dia semakin menonjol dalam kesederhanaannya. Mungkin memang harus begitulah adanya, kepribadian tidak berubah hanya karena status.
Hal lain yang saya catat tentang Anne Ahira adalah kebiasaannya menyampaikan wejangan untuk Abers, khususnya etika berbisnis online. Tidak bisa dipungkiri kalau masih ada rekan Abers yang menyimpang dalam melakukan internet marketing (mudah2an tidak sengaja), semuanya disampaikan dengan gayanya yang khas. Walaupun saya tidak tahu persis efektifitas wejangannya, tapi saya yakin tidak ada yang mau jadi kodok online.
Anne Ahira selalu berusaha menempatkan diri menjadi guru ataupun teman bagi anggota Asian Brain - the Abers.
Yah, memang saya lebih banyak mengenal Anne Ahira dari komentar atau website rekan-rekan di Asian Brain.
Tidak ketinggalan website lainnya yang isinya kontra terhadap Ahira. Dari sekian banyak cerita dan berita, saya jadi lebih mengenalnya dan semakin menyukainya. Kutipan pro-kontra tentang Anne Ahira mudah ditemui di internet.
Pro-Kontra adalah hal biasa, dinamika kehidupan.
Yang jelas perbedaan itu adalah rahmat dari-Nya.
Jadi tidak perlu dipertentangkan. Nantinya akan terjawab sendiri dengan hasil yang akan diraih para ABers.
Rupanya dia termasuk golongan penyabar ²dan menganggap komentar negatif tentangnya tidak perlu ditanggapi apalagi dengan saling bantah atau emosi. Hal ini sekaligus menunjukkan kompetensi Anne Ahira, dengan diam dan menunjukkan aksinya melalui Asian Brain secara tidak langsung membantah kebenaran komentar-komentar negatif yang ada.
Lagi-lagi menurut saya, Anne Ahira sekaligus merupakan motivator ulung. Bagi para Abers tentu tidak asing dengan istilah 5P, 5F, 5BL dan lain-lain yang diciptakannya. Dengan sentuhan gayanya, Ahira juga menantang para Aber berlomba untuk menjadi saingan dalam menghasilkan devisa. Banyak Abers yang terbakar semangatnya setiap kali Ahira memunculkan sensasi keberhasilan yang bisa diraih melalui internet marketing.
Duileh, ternyata Anne Ahira juga berwawasan ekonomi. Sangat wajar, karena keberhasilan seorang internet marketer harus ditunjang dengan kepiawaian dalam ilmu ekonomi. Tidak heran kalau dia menjadi utusan pemerintah RI pada konferensi APEC baru-baru ini. Bangga? tentu saja sebagai Abers saya bangga. Ahira sudah mendapat kepercayaan dari pemerintah atas keberhasilannya yang bisa dijadikan panutan. Sebagai pemula, tentu saya berharap mengikuti jejaknya.
Hal yang paling membanggakan dari Anne Ahira adalah idealismenya untuk memajukan bangsa Indonesia. Tawaran untuk mendirikan Internet Marketing Center dari luar negeri ditolaknya, karena ingin fokus dengan Asian Brain.
Memang membanggakan sebagai Abers yang memiliki seorang Anne Ahira, ditambah lagi mempunyai komunitas keluarga baru di Asian Brain yang saling bahu membahu dalam menjalankan bisnis online, saling membantu dan saling support.
Anne Ahira - She's Good or Not
3(tiga) hal mendasar yang dipunyai Anne Ahira sangat berarti buat saya. Ketiganya saya yakini sangat menunjang untuk sukses menjadi internet marketer.
- Gaya penulisan dan penyampaian materi memikat
Kepandaian menulis dengan gaya penulisan yang khas merupakan salah satu hal yang sangat menunjang dalam menjalankan internet marketing. Menyajikan sesuatu yang menarik dan berusaha membangun kepercayaan pengunjung sebuah situs menjadi salah satu faktor utama.
Sampai ada rekan Abers yang menyatakan: Internet Marketing - Pas Banget buat Penulis!
Betul sekali, walaupun tidak selamanya.
Penyampaian materi terkait dengan gaya penulisan, semuanya bermuara dari kepintaran seseorang. Tetapi perlu digaris bawahi bahwa tidak semua orang pintar bisa/pandai mentrasfer ilmunya melalui media tulisan. Untuk itu perlu belajar dan latihan.
- Sabar
Satu kata yang mudah diucapkan tetapi susah dilaksanakan.
Diperlukan upaya dan kesabaran dalam menjalankan internet marketing. Seringkali membaca Asian Brain case study, sabar merupakan salah satu kunci keberhasilan mereka.
- Target
Sebelum memulai menjalankan internet marketing sudah sepatutnya membuat listing yang berisikan target yang akan dicapai. Target akan dapat memacu motivasi dan saya yakin bisa membantu suksesnya seorang internet marketer.
Ketiganya sudah dimiliki oleh Anne Ahira. Belum lagi dibahas masalah talenta, kepiawaian dan banyak segi lain yang dia miliki.
Demi untuk memasyarakatkan internet marketing di Indonesia, melalui Asian Brain para Abers bisa merasakan sentuhan seorang Ahira dan secara berlimpah menerima transfer ilmu melalui modul-modul pembelajaran yang disusun sedemikian rupa.
Semua hal tersebut menumbuhkan keyakinan saya dengan Asian Brain utamanya keikhlasan Ahira mentransfer ilmunya membuat saya memutuskan untuk mulai terjun ke online marketing secara full time.
Saya yakin, dengan 5F – 5P (Fokus dan Praktek) yang selalu diingatkan oleh Ahira akan mengantarkan keberhasilan yang lebih besar.
Telerbih lagi, melalui Asian Brain - Ahira mengajar sekaligus memberikan motivasi.
Ahira begitu gembira setiap kali mendengar keberhasilan yang diraih para Abers.
Saya juga meyakini bahwa Ahira akan terus mentransfer ilmunya dan menunggu momen yang dia impikan.
Dimana para anggota Asian Brain - the Abers tidak lagi hanya menjadi murid Ahira tetapi juga dinobatkan sebagai Saingan Ahira dalam hal keberhasilan sebagai World Online Marketer.
Disinilah letak elegannya seorang Ahira.
Saingan sebagai seorang online marketer bukan menjadi masalah baginya, tetapi sudah menjadi target dan dinantikan.
Sekarang ini, screen saver saya sudah berganti dan tertulis:
" Saya Pasti Bisa Menjadi MURID Sekaligus SAINGAN Anne Ahira"
Apapun dan bagaimanapun, saya tetap memendam keinginan bertemu langsung, entah dalam seminar Asian Brain atau mungkin di resepsi pernikahannya kelak.
Saya sama sekali belum mengenalnya secara pribadi sehingga tidak banyak yang bisa saya tulis tentang Ahira, apalagi untuk menilai seorang Anne Ahira.
Jadi semuanya kembali kepada rekan netter sekalian.
Yang jelas :: Tak Kenal Maka Tak Sayang ::