Belajar dengan Anne Ahira di Asian Brain
Ada tiga hal yang membuat saya bergabung di Asian Brain untuk belajar dengan Anne Ahira.
Saya bertekad untuk belajar dan bertekad supaya kali ini hasil dari belajar juga memadai.
Hal ketiga adalah, saya mau mengenal Anne Ahira lebih jauh, bukankah saya harus yakin dengan who's behind the Asian Brain.
Seaching di internet tentang Anne Ahira tidak menggembirakan, hasilnya negatif.
Hal demikian
tidak membuat saya surut, karena semuanya menunjukkan kearah pendapat pribadi. Sementara saya sudah download dan membaca modul pertama Asian Brain. Jujur saja kalau saya katakan saya mulai kepincut dengan gaya Ahira menyajikan materi belajar. Tidak membuat ngantuk seperti biasanya kalau saya membaca tentang pelajaran dan ternyata banyak hal yang saya pelajari di modul pertama.
Ok, saya putuskan untuk lanjut di bulan ke-dua bergabung dengan Asian Brain. Milis Asian Brain sudah mulai ramai dengan Abers yang pada umumnya masih pemula. Saya minta pendapat rekan-rekan melalui milis tentang website saya yang pertama instructions how to tie a neck tie
Ternyata beberapa rekan menanggapi dengan baik. Senang rasanya sehingga memompa semangat saya untuk terus belajar. Saya tambahkan adsense dan beberapa link affiliate. Hasilnya tidak seberapa, tapi membuat saya senang karena semua dari hasil belajar dan upaya sendiri.
Sayangnya karena pekerjaan saya harus ke pedalaman selama beberapa bulan. Tidak ada akses telepon apalagi internet menyebabkan terputus belajar di Asian Brain di bulan ke-empat. Masih ada jalan lain pikir saya, di tengah kesibukan lainnya saya sempatkan buat website lainnya dengan niche yang berbeda. Pikir saya, setelah pekerjaan selesai bisa kembali bergabung dengan Asian Brain dan membaca modul selanjutnya dari Anne Ahira.
Ternyata waktu lima bulan tidak terasa akhirnya kembali masuk kota. Senang rasanya bisa ber-internet ria kembali dan yang pertama saya lakukan adalah mengontak Asian Brain support untuk melanjutkan belajar dengan Anne Ahira. Sayangnya sistem Asian Brain menghapus nama member yang sudah tiga bulan tidak aktif, jadinya saya mulai dari awal kembali. Tidak mengapa pikir saya, toh saya jadi punya kesempatan untuk mengulang dan mengulang kembali semua modul belajar yang sudah saya download.
Saya sudah terlanjur kepincut dengan gayanya Ahira mengajar, disamping ternyata saya mendapat surat komfirmasi dari Google Adsense untuk memasukkan PIN yang dikirimkan. Setahu saya konfirmasi ini dibutuhkan kalau sudah punya komisi $ 50 di rekening, apa betul itu?
Wah, surprise! Ternyata hampir mencapai $ 200 malah. Setelah melakukan beberapa konfirmasi, akhirnya cek diterima bulan berikutnya. Duileh senangnya.
Dan saat ini terus meningkat » my last income in 2007
Saya jadi teringat guruku Anne Ahira yang pada awalnya baru bisa dapat $ 8 setelah sekian lama berjuang sendiri menjadi online marketer. Itulah resiko menjadi guru, tidak senangnya buat dia semua. Yang enak-enak buat muridnya yang bisa belajar langsung dari pengalaman sang guru.
Walaupun daftar dia Asian Brain untuk yang kedua kalinya sudah pakai nama sendiri, tetapi sejak menerima cek adsense, timbul masalah baru dengan nama alias. Cek adsense atas nama Tommy Andrian, akhirnya keponakan yang namanya dicatut saya suruh untuk mencairkan cek tersebut. Walaupun sekarang nama di Google adsense sudah bisa dirubah, acara rutin setiap kali pencairan cek untuk mentraktir ponakan tetap saja berlangsung.
Apa yang saya khawatirkan sehingga memakai nama alias tidak terbukti, Ahira justru menyarankan untuk meyakinkan pengunjung dengan memasang identitas lengkap pada setiap website agar bisa meraih kepercayaan mereka. Semuanya benar adanya, Salut untuk Ahira. Dia tidak saja pandai mentransfer ilmunya, tetapi juga selalu mengingatkan akan etika berbisnis yang baik.
Saya terus mensyukuri apa yang sudah saya dapatkan setelah bergabung dengan Asian Brain dan belajar dengan Anne Ahira. Saya berterima kasih tentu saja ke Ahira dan Asian Brain Support. Semoga suatu saat Anne Ahira dan teamnya berkunjung ke Makassar. Dengan begitu, bisa mengenal mereka secara langsung.
Dengan Asian Brain tekad saya terus berkembang dan bahkan selalu saya canangkan kalau "Saya Bisa Menjadi Murid Sekaligus Saingan Ahira" and the most important is "I Believe I Can Fly".

